Bagikan Halam Ini, Please share me !!!

Kamis, 04 Januari 2018

Gejala kerusakan tuas transmisi matic

Pada postingan kali ini saya ingin berbagi panduan tentang gimana caranya menganalisa penyebab dan tanda-tanda mobil matic kalian jika terjadi kerusakan pada tuas transmisi matic (Manual linkage problem) mobil kalian yang menganut sistem automatic transmission, yang biasanya disebabkan oleh penyetelan tuas transmisi matic yang kurang tepat.




Sekedar informasi untuk kalian guys, yang biasa menggunakan mobil dengan automatic transmission, bahwa mobil yang menganut sistem automatic transmission melakukan up-shift dan down-shift gear prosesnya dilakukan secara otomatis. Dimana untuk pengoperasiannya terdapat dua buah linkage yang dioperasikan secara manual oleh pengendara melalui tuas transmisi matic yang terhubung langsung ke transmisi otomatis mobil kalian.


Apa yang dimaksud dengan Linkage, lingkage merupakan selector level yang terhubung dengan cable, accelerator pedal dan throttle cable. Dengan adanya kesinambungan kerja sistem komponen ini maka mobil matic anda bisa berfungsi dengan baik Tentunya sebagai pengendara, kalian juga harus rutin mengecek salah satu komponen mobil matic ini.
Berikut adalah tanda atau gejala kerusakan jika terjadi masalah pada manual linkage mobil matic kalian (Improper adjustment of manual linkage) ;
  • Mobil matic kalian tidak mau di starter/dihidupkan
  • Mobil matic dapat melaju maju tapi tidak dapat melaju mundur
  • Mobil matic dapat melaju mundur tapi tidak dapat melaju maju
  • Mobil matic tidak dapat melaju maju maupun mundur
  • Ketika tuas digeser pada posisi D (Drive),  pedal gas di tekan rpm meningkat, tetapi pergerakan laju mobil maju terasa slip.
  • Ketika tuas digeser pada posisi R (Reverse),  pedal gas di tekan rpm meningkat, tetapi pergerakan laju mobil mundur terasa slip
  • Mobil dapat melaju ketika tuas transmisi berada di posisi P (Park) atau N (Neutral)
  • Mobil bisa dinyalakan (Engine Start) atau bahkan berjalan (movement) pada saat posisi tuas transmisi berada diantara NR dan ND
  • Pada posisi tuas transmisi berada di P (Park), roda tidak terkunci dengan baik, mobil masih bisa di dorong maju dan mundur.
  • Ada getaran kasar (Abnormal Vibration) bahkan hentakan (shock) pada saat perpindahan dari D-2-L-R (perpindahan gear tidak berjalan mulus).
  • Pada saat mobil melaju, laju mobil tidak dapat mencapai putaran sampai gigi-4 (4th gear).
  • Start-Off mobil yang tidak sesuai (mobil matic bisa di nyalakan maupun dimatikan pada posisi gigi-2 (2nd gear)
  • Biasanya transmisi terkunci pada gigi-3 (3rd gear) saja, atau mobil hanya bisa berjalan di posisi gigi-3 (3rd gear) saja tanpa bisa berpindah ke gigi (gear)  lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar