Bagikan Halam Ini, Please share me !!!

Kamis, 11 Januari 2018

Mengenal Blok Silinder (Cylinder Block)


Gambar contoh : Silinder Blok
Blok silinder (Cylinder Block) merupakan bentuk dasar dari mesin dan pada blok silinder (Cylinder block) ini terdapat silinder mesin. Pada tiap silinder terdapat sebuah piston/torak yang dipasangkan pada ujung batas piston/torak (Connectiong rod), dan pada ujung piston lainnya berhubungan langsung dengan poros engkol (Crank shaft).

Dengan demikian, turun naiknya piston dapat menggerakkan poros engkol (Crankshaft). Di bagian atas kepala silinder (cylinder head) pada bagian dalam berbentuk sebuah ruang bakar dan dilengkapi dengan katup hisap (Intake) dan katup buang (Exhaust). Katup-katup ini digerakkan Noken As untuk membuka dan menutup celah-celah pemasukan dan pembuangan. Untuk memperoleh tenagaini, udara dan bensin yang telah dicampur disalurkan ke dalam silinder dan gas-gas yang telah terbakar ke dorong keluar.

Pada umumnya, mesin ditempatkan di bagian depan kendaraan, kemudian dibaut pada rangkanya yang terletak di atas karet dudukan mesin (Engine Mounting) untuk mengurangi getaran-getaran mesin dan suara-suara yang dipindahkan ke badan mobil.

Blok silinder (Cylinder block) biasanya terbuat dari besi tuang, tetapi saat ini juga ada yang terbuat dari paduan alumunium, dengan maksud dan tujuan untuk mengurangi berat serta panas radiasi. Beberapa silinder disusun pada blok slinder (Cylinder Block), bagian atasnya ditutup dengan kepala slinder (Cylinder head), bagian bawah blok silinder terdapat ruang engkol (Ruang crankshaft) dan penempatan kelengkapan komponen mesin lainnya seperti dinamo starter, alternator, pompa bensin serta distributor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar