Bagikan Halam Ini, Please share me !!!

Jumat, 12 Januari 2018

Mengenal Kode DTC (Diagnostic Trouble Code)

DTC merupakan singkatan dari Diagnostic Trouble Code, merupakan sebuah kode yang digunakan oleh para produsen kendaraan untuk mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada kendaraan. Kode DTC membantu para teknisi/mekanik kendaraan agar mereka lebih cepat mengetahui permasalahan yang terjadi pada kendaraan tersebut. Dengan kata lain DTC adalah sarana untuk mengidentifikasi dan mengkomunikasikan permasalahan apa yang terjadi pada sistem kendaraan kepada para teknisi / mekanik kendaraan, sehingga proses penanganan permasalahan tersebut dapat dengan akurat diketahui.

Gambar : Penjelasan Kode DTC

Perhatikan contoh kode kerusakan P0302 :
  1. Bentuk pertama dari kode tersebut berupa berupa Huruf "P" artinya adalah yang mengalami kerusakan terjadi pada sistem powertrain.
  2. Bentuk kedua berupa angka "0" menunjukkan ini adalah kode standard SAE (Society of Automotive Engineering).
  3. Bentuk karakter ketiga yang masuk berupa angka "1" menunjukkan kerusakan yang terjadi pada sistem kendaraan. Pada contoh tersebut angka "1" merujuk pada kerusakan di sistem sirkulasi udara dan bahan bakar.
  4. Bentuk 2 karakter angka yang terakhir menunjukkan kode angka kerusakan yang lebih terperinci di sistem kendaraan. Kalau melihat contoh di atas "72" mendeteksi terjadinya campuran bahan bakar yang terlalu kaya (fuel system to rich) 
Kesimpulan dari keterangan tersebut di atas adalah : Angka pertama pada kode DTC mengindikasikan kode yang pada umumnya dipakai oleh kendaraan yang mengaplikasikan sistem OBD-II sebagai jalur penghubungnya, juga mengidentifikasikan kode sesuai produsen kendaraan masing-masing. Tiga angka setelah nya memberikan informasi secara terperinci permasalahan yang berkaitan dengan sistem dan sirkuit komputer berdasarkan produsen kendaraan masing-masing.

Untuk membaca kode DTC pada kendaraan yang mempergunakan sistem injeksi harus mempergunakan sebuah konektor OBD (On Board Diagnostic), karena melalui konektor OBD (On Board Diagnostic) sistem ECU (Electronic Control Unit) kendaraan dapat berkomunikasi dengan para teknisi / mekanik, sehingga mereka dengan cepat membaca permasalahan yang terjadi pada kendaraan secara tepat dan akurat, disamping itu para teknisi / mekanik dapat me-reset kode kerusakan yang tersimpan pada memori ECU. 

Mobil-mobil keluaran jaman sekarang sarat dengan aplikasi teknologi tinggi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya modul-modul sistem elektronik yang bekerja di kendaraan tersebut, dan memiliki fungsi yang beraneka ragam.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar