Bagikan Halam Ini, Please share me !!!

Jumat, 18 Mei 2018

Permasalahan akibat tekanan oli matik rendah

Tekanan oli (oil pressure) pada mobil dengan transmisi matik sangatlah penting. Untuk itu penulis coba sedikit uraikan tentang penyebab yang sering terjadi pada transmisi mobil matik kalian yang diakibatkan oleh permasalahan pada tekanan oli matik.

1. Tekanan oli terlalu rendah atau terlalu tinggi
    Hal ini dapat disebabkan oleh 
    - filter transmisi oli matik yang kotor atau tersumbat, 
    - Setelan penyesuaian tekanan oli pada katup pengatur yang tidak sesuai 
    - Katup pengatur tekanan oli tidak bekerja dengan baik
    - Ada bagian dari komponen valve body yang kurang kencang/longgar sehingga terjadi kebocoran
    - Tekanan debit pompa oli yang tidak tepat

2. Kesalahan sistem mekanis pada penambahan dan pengurangan tekanan oli 
    (Improper reducing pressure) hal ini disebabkan oleh :
    - Saluran tekanan oli matik yang bermasalah
    - Filter oli matik yang tersumbat sehingga terjadi pengurangan tekanan
    - Pengurangan dan penambahan tekanan oli matik yang kurang tepat
    - Katup pengatur tekanan tidak bekerja sebagaimana mestinya
    - Ada bagian dari komponen valve body yang kurang kencang/longgar sehingga terjadi kebocoran

3. Masalah yang terjadi pada proses Kick-down akibat servo kick down rusak
    hal ini disebabkan oleh :
    - Kerusakan pada O-ring atau seal ring dari kick down servo
    - Ada bagian dari komponen valve body yang kurang kencang/longgar sehingga terjadi kebocoran
    - Kerusakan fungsi katup pada valve body

4. Kerusakan yang terjadi pada front clutch
    hal ini dapat diakibatkan oleh:
    - Kerusakan pada O-ring atau seal ring dari kick down servo
    - Ada bagian dari komponen valve body yang kurang kencang/longgar sehingga terjadi kebocoran
    - Kerusakan fungsi katup pada valve body
    - Kehausan pada front clutch piston/retainer, atau Kerusakan pada O-ring atau seal ring

5. Kerusakan pada end clutch pressure
    Hal ini dapat diakibatkan oleh :
    - O-ring antara valve body dan transmisi rusak atau terlepas
    - Baut yang kurang kencang dikarenakan pada saat proses pengencangan baut tidak tepat
    - Ada bagian dari komponen valve body yang kurang kencang/longgar
    - Kerusakan fungsi pada valve body
    - Kerusakan O-ring 4 pada low-reverse brake piston atau O-ring 3 pada retainer

Gejala masalah pada transmisi mobil matik

Pada postingan kali ini, kami coba mengupas beberapa gejala atau masalah yang terjadi pada transmisi mobil matik, antara lainnya adalah sebagai berikut :

1. Tidak mau berpindah gigi
Ini mungkin terjadi ketika mencoba masuk ke gigi pertama dari berhenti, atau di posisi gigi mana pun. Penyebab umum terjadi karena oli transmisi berkurang, viskositas oli tidak sesuai dengan yang direkomendasikan sesuai jenis transmisi yang digunakan,
setelan kabel shift kurang sesuai.

2. Ada bau terbakar pada transmisi matik
Ini mungkin mengindikasikan transmisi kalian terlalu panas / overheating. Fungsi cairan transmisi mobil matik adalah bergerak melumasi seluruh bagian transmisi matik dengan bai k,salah satunya untuk mencegah bagian komponen mobil matik tidak terbakar dengan sendirinya. Tentunya dengan memastikan komponen pendingin oli matik bekerja dengan baik. Penyebab lainnya dapat diakibatkan kurangnya oli matik, yang dapat dikarenakan adanya kebocoran.

3. Suara berisik pada posisi Neutral (N)
Suara berisik pada saat transmisi matik di posisi netral bisa memberi tanda bahwa terdapat keausan mekanis yang akan membutuhkan penggantian suku cadang transmisi matik. Umumnya disebabkan oleh gigi atau bantalan yang aus, serta gigi gir yang sudah aus.